Handuk lembut berbahan katun sekali pakai: Pasar perawatan pribadi global sedang mengalami transformasi baru
Di bidang perawatan pribadi dan kebersihan rumah tangga, revolusi konsumsi yang didorong oleh inovasi produk sedang berlangsung. Dengan kelembutannya yang luar biasa, sifatnya yang ramah lingkungan dan mudah terurai, serta multi-penerapan skenario, handuk lembut berbahan katun sekali pakai dengan cepat berubah dari pilihan khusus bagi ibu, bayi, dan pengguna kulit sensitif menjadi produk biasa untuk pembersihan sehari-hari dan perawatan kulit bagi konsumen di seluruh dunia. Menurut laporan terbaru dari firma riset pasar Grand View Research, pasar tisu lembut kapas sekali pakai global diperkirakan akan mempertahankan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 9,2% selama lima tahun ke depan, menjadi salah satu yang tercepat-subkategori yang berkembang di industri perawatan pribadi.
Peningkatan permintaan: Penekanan yang sama pada kesehatan, perlindungan lingkungan, dan kenyamanan
Di masa lalu, tisu lembut berbahan katun sekali pakai dianggap sebagai produk eksklusif untuk perawatan bayi atau orang dengan kulit sensitif. Namun, seiring dengan meningkatnya kekhawatiran konsumen terhadap kebersihan pribadi dan keamanan bahan-bahan produk, skenario penggunaan kategori ini telah berkembang secara signifikan. Saat ini, tidak hanya alat yang umum digunakan untuk menghilangkan riasan, membersihkan wajah, dan merawat kulit, tetapi juga banyak digunakan dalam berbagai skenario seperti pembersihan rumah tangga, membawa barang selama perjalanan, dan menyeka kebugaran.
Konsumen modern semakin mementingkan keselamatan material dan atribut perlindungan lingkungan dari suatu produk. Laura Meeks, seorang analis industri senior, menunjukkan, "Jaringan lunak kapas sekali pakai terbuat dari bahan alami seperti kapas murni dan serat bambu, karena kelembutannya, kulit-keramahan, tanpa bahan kimia tambahan, dan mudah terurai secara alami, secara bertahap menggantikan fungsi beberapa tisu tradisional, kapas, dan bahkan handuk."
Tren ini terutama terlihat di kalangan menengah dan atas-pasar pendapatan Eropa, Amerika dan Asia. Banyak konsumen mulai memandang handuk lembut berbahan katun sekali pakai sebagai bagian dari Skinimalisme sehari-hari dan gaya hidup berkelanjutan.
Inovasi Rantai Pasokan: Manufaktur Tiongkok Bergerak Menuju "Manufaktur Berkualitas + Manufaktur Cerdas"
Sebagai basis global yang penting untuk produksi jaringan lunak kapas, Tiongkok telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam peningkatan industri dan integrasi rantai pasokan dalam beberapa tahun terakhir. Ambil contoh pabrikan terkemuka yang telah berdedikasi pada bidang ini selama lebih dari satu dekade. Perusahaan ini tidak hanya memiliki jalur produksi yang sepenuhnya otomatis dan sistem pemeriksaan kualitas yang ketat, tetapi juga dapat menyediakan hasil akhir-untuk-layanan akhir yang disesuaikan mulai dari pemilihan bahan baku, penyesuaian ketebalan hingga desain kemasan, secara fleksibel menanggapi permintaan pelanggan global.
Kami mematuhi rute "kualitas stabil" daripada memperluas skala kami secara membabi buta. Pimpinan perusahaan manufaktur tisu lembut kapas terkemuka di dalamnegeri mengatakan, "Selain bahan kapas murni konvensional, kami juga telah mengembangkan pilihan yang lebih ramah lingkungan seperti campuran kapas dan serat bambu, serta mendukung kemasan yang dapat didaur ulang." Saat ini, kami telah melayani lebih dari 100.000 pelanggan, dan tingkat kepuasan kerja sama tetap di atas 98% untuk waktu yang lama.
Tantangan Perlindungan Lingkungan dan Respons Industri
Meskipun pasar tumbuh pesat, industri tisu lembut kapas sekali pakai juga menghadapi masalah lingkungan. Beberapanon tradisional-bahan kain tenun tidak mudah terurai dan dapat menimbulkan beban terhadap lingkungan. Menanggapi hal ini, semakin banyak perusahaan yang mulai mempromosikan solusi berkelanjutan, termasuk
Gunakan serat alami yang dapat terurai secara hayati, seperti kapas organik, serat bambu, serat viscose, dll.
Mengoptimalkan proses produksi dan mengurangi konsumsi air dan energi;
Promosikan desain kemasan yang sederhana dan dapat didaur ulang untuk mengurangi penggunaan plastik.
Beberapa merek internasional juga telah meluncurkan jenis handuk lembut berbahan katun yang "dapat dicuci" dan "dapat dibuat kompos", sebagai respons terhadap inisiatif perlindungan lingkungan.
Pandangan ke depan: Personalisasi, kontekstualisasi, dan globalisasi berjalan beriringan
Seiring dengan semakin meningkatnya stratifikasi permintaan konsumen, di masa depan, produk tisu lembut katun sekali pakai akan lebih memperhatikan segmentasi pemandangan dan diferensiasi fungsional. Misalnya, produk yang disesuaikan seperti paket kecil portabel untuk skenario perjalanan, mahal-tekstur ketangguhan untuk fungsi menghilangkan riasan, dan perawatan sterilisasi untuk perawatan bayi akan lebih populer.
Sementara itu, menyeberang-perbatasan e-perdagangan dan promosi media sosial membantu kategori ini memasuki pasar global dengan lebih cepat. “Kami telah menjual produk kami ke berbagai wilayah termasuk Eropa, Amerika, Jepang, Korea Selatan, dan Asia Tenggara melalui e-platform perdagangan dan distributor kooperatif," ungkap orang dalam industri tersebut. "Banyak konsumen luarnegeri telah mempelajari dan mulai mencoba produk tersebut melalui platform media sosial, dan tingkat pembelian kembali terus meningkat."
Sebelumnya: Handuk lembut berbahan katun bayi generasi baru memimpin pasar menuju peningkatan ramah lingkungan
Berikutnya: Tidak lebih